Apa yang harus saya persiapkan setelah memiliki kartu Tarot Wayang?

Jawab:

  1. Bersahabatlah dengan kartu Tarot baru itu. Usahakan sering-sering menggenggamnya. Sekalipun anda sedang tak menggunakannya. Hendaknya juga sering-seringlah mengocok kartunya. Sambil anda menonton tivi maupun pada saat-saat senggang lainnya. Anda tak perlu memusatkan pikiran dengan apa yang tengah anda lakukan. Namun biarkanlah bawah sadar anda mengalir. Menjadi selaras. Pabila anda memang merasa nyaman tidurlah bersamanya dengan meletakkan kartu tarot wayang itu di bawah bantal. Karena lewat keajaiban frekwensi energi akan mengalir kebajikan dan kebijaksanaan. Biarkan mengendap.

  2. Pahamilah makna warna yang mewakili lambang elemen. Warna kartu Kuning ditandai gambar Gada di sudut kanan atas(=Tongkat Ajaib) mewakili lambang unsur api. Warna kartu Biru dengan gambar Kendi Pertolo di sudut kanan atas(= Piala) mewakili lambang unsur air. Warna kartu Ungu dengan gambar pada sudut kanan atas senjata pasopati (=Pedang) mewakili lambang unsur udara. Warna kartu Hijau dengan gambar Cupu Manik pada sudut kanan atas(=Koin) mewakili unsur tanah. Sedangkan lambang dasar Hitam pada kartu pada Arkana Utama mewakili elemen semangat jiwa..

Apakah Tarot Wayang berkemampuan meramal nasib?

Jawab:

Keliru. Kartu Tarot Wayang tidaklah untuk meramal masa depan seseorang. Tetapi pesan yang disampaikan suatu tebaran tarot akan memberikan tuntunan jalan keluar bagi setiap permasalahan, dan memberi rambu-rambu agar menjadi lebih cermat dan waspada dalam melangkah. Kartu Tarot gunanya untuk mengakrabkan anda masuk ke dalam relung-relung tergelap batin anda yang tersembunyi.

Bagaimanakah merawat Tarot Wayang?

Jawab:

  1. Tempatkan kartu pada kotak kayu atau dalam kantung-kantung indah yang terbuat dari kain sutera atau brokat sesuai selera. Saya sendiri lebih menyukai kantung-kantung dengan warna hijau muda atau yang biru terang. Dan kartu-kartu itu diletakkan dalam lemari khusus.

  2. Saya biasa melakukan tebaran kartu di mana saja yang saya rasa nyaman. Bisa di atas lapangan rumput, di atas permadani kala duduk bersila, atau pada sebuah bidang datar batu.

  3. Sebagian orang suka membakar dupa atau memasang lilin ketika melangsungkan tebaran kartu. Ada kawan yang merasa nyaman menjemurnya dibawah sinar bulan purnama, juga yang “mencuci”nya dengan garam laut. Dengarkan suara batin anda. Tak usah terikat dengan resep orang lain yang belum tentu tepat bagi anda.

Bolehkah membaca Tarot Wayang sebagai sumber mencari nafkah?

Jawab:

Bila alasan utama anda mencari nafkah melalui pembacaan kartu untuk kesenangan yang menjurus foya-foya, lupakanlah hal itu. Karena frekwensi energi spiritual tidak mengenal nilai uang. Tetapi bila dari imbalan jasa itu anda sisihkan selalu 30% untuk yang membutuhkan. Lakukanlah. Sumbangkan sebagian hasil imbalan jasa itu bagi panti jompo, janda miskin, anak yatim piatu atau mereka yang memerlukan modal usaha.

Beri komentar pada halaman ini.