|
1
|
Air
|
Air
|
Air
|
Terlampau terayun-ayun perasaan. Sisi negatif: berfoya-foya, atau menggantungkan diri mutlak pada hal-hal gaib; tidak hidup dalam alam nyata. Tertutup. Tidak ada semangat bertindak, tidak ada komunikasi. Tidak ada tindakan produktif
|
|
2
|
Air
|
Air
|
Tanah
|
Keinginan yang yang tertangguhkan. Larut dalam perasaan. Larut dalam kemanjaan. Tidak ada tindakan. Cenderung menghancurkan kemapanan yang ada. Produktivitas terhambat, karena tak ada komunikasi, tak ada upaya menambah pengetahuan, dan tak ada tindakan nyata dalam meningkatkan usaha-usaha yang lebih produktif.
|
|
3
|
Air
|
Tanah
|
Tanah
|
Kemapanan, keperdulian terhadap hubungan sosial, namun mengakibatkan malas menambah pengetahuan dan malas bertindak atau untuk bekerja keras. Sangat bergantung pada kemakmuran yang ada.
|
|
4
|
Air
|
Udara
|
Udara
|
Senang bergosip. Semua rencana, baru pada tahap omong-omong, tak ada tindakan yang produktif
|
|
5
|
Air
|
Air
|
Udara
|
Hanya berminat untuk belajar spiritual, dan mempercayai hal-hal gaib. Atau membuang-buang waktu untuk bercinta. Tak ada semangat kerja yang produktif dan hidup di alam yang nyata
|
|
6
|
Air
|
Tanah
|
Api
|
Hubungan kemitraan mantap. Ketika tiada komunikasi atau pengetahuan dalam mewujudkan tujuan, maka patut dipertimbangkan membuka komunikasi atau meluaskan wawasan pengetahuan. Karena kesuksesan masih dalam kadar secukupnya saja.
|
|
7
|
Air
|
Udara
|
Tanah
|
Pengetahuan punya, kawan banyak, modal ada, tetapi belum maksimal karena belum ada tindakan untuk mewujudkan kesuksesan yang lebih besar
|
|
8
|
Air
|
Udara
|
Api
|
Mempunyai kawan banyak, cerdas, semangat bertindak ada. Namun tidak ambisi untuk mewujudkan impiannya.
|
|
9
|
Api
|
Api
|
Api
|
Semangat dan tindakannya cukup menggebu-gebu. Serakah. Serba tergesa-gesa, mungkin juga membabi buta otoriter. Supaya waspada, untuk lebih mengendalikan perasaan, menambah pengetahuan dan mewujudkan sesuatu kepada usaha-usaha produktif yang positif.
|
|
10
|
Api
|
Air
|
Air
|
Semangatnya mudah padam. Karena kekurangan pengetahuan dan komunikasi serta kurang memikirkan bahwa keduniawian diperlukan demi kelangsungan hidup.
|
|
11
|
Api
|
Api
|
Air
|
Pengetahuan dan kecerdasannya mantap. Pergaulannya juga cukup. Tetapi tidak mempergunakan hubungan tersebut dengan usaha-usaha keras agar dapat memenuhi impiannya.
|
|
12
|
Api
|
Api
|
Udara
|
Berambisi, Rada serakah. Etos kerja tinggi. Dengan demikian mudah mencapai kesuksesan. Namun harus diperhatikan hubungan kemitraan dan itikad mewujudkan impian menjadi suatu
kenyataan dan psoduktif sifatnya. |
|
13
|
Api
|
Api
|
Tanah
|
Sangat ambisi, seorang pekerja keras, sampai-sampai tak ada waktu bersosial, yang menyebabkan kurang memperoleh informasi dan kesempatan mengembangkan diri dengan pengetahuan lain sehingga kerja kerasnya tidak seimbang dengan pendapatannya.
|
|
14
|
Udara
|
Udara
|
Tanah
|
Pengetahuan kecerdasannya tak ada tandingannya. Komunikas dalam mengiklankan dirinya juga mantap. Namun apa yang diperolehnya tidak mencapai standar, dan sesuai dengan pengetahuannya, karena wataknya, malas bertindak. Tak ada ambisi dan semangat kerja.
|
|
15
|
Udara
|
Udara
|
Udara
|
Hanya senang mengumpulkan data dan informasi. Selalu haus ilmu pengetahuan. Doyan ngomong. Tetapi belum ada kepastian sebagai tindakan pasti, tak memiliki kehangatan untuk bersilaturahmi dan tidak ada minat untuk bekerja keras. Padahal perlu dipertimbangkan, hidup itu perlu wujud yang nyata. Paling kurang bagaimana memenuhi sandang pangannya.
|
|
16
|
Udara
|
Udara
|
Api
|
Kecerdasannya melebihi porsi standar, semangat kerjanya ada. Tetapi karena silaturahmi dengan orang lain terhambat maka wujud dalam meraih kenyataan hidup menjadi kabur. Sandang-pangan terabaikan
|
|
17
|
Udara
|
Tanah
|
Tanah
|
Pengewtahuannya telah membawa kemakmuran padanya. Sehingga dia tak perlu bekerja keras lagi. Namun masih harus digalang perasaan bersosialisasi.
|
|
18
|
Udara
|
Api
|
Tanah
|
Pengetahuan dan data informasi cukup dimiliki. Kerja kerasnya juga mantap dan bisa dijadikan andalan. Sehingga dari ilmu yang dimiliki dan semangat etos kerjanya OK punya, maka kemakmuran pun berlimpah. Yang perlu diwaspadfai orang ini kaku dalam pergaulan.
|
|
19
|
Tanah
|
Tanah
|
Tanah
|
Anda bayangkan suasana tanah gersang, batu padas dan padang pasir yang maha luas. Jadi, kekayaan yang berlimpah, sandang-pangan yang super berkelebihan akankah mendatangkan kebahagiaan, tanpa pengetahuan kebijaksanaan dan hasil keringat sendiri?
|
|
20
|
Tanah
|
Tanah
|
Api
|
Kekayaan dan kemakmuran berlimpah. Setiap usaha atau tindakan cenderung meningkatkan pendapatan. Tetapi kelemahannya adalah tak sempat bersosialisasi, tak sempat sauntuk bersantai serta tak ada pengembangan wawasan dan tidak ada komunikasi.
|